DAFTAR JARINGAN BLOG

Custom Search

LINK BLOG

Bulan Depan, Penerimaan CPNS TA 2008 Mulai Bergulir

"Pemerintah Provinsi Papua pada bulan Februari mendatang, secara serentak akan melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2008. Kepastian ini sebagaimana diungkapkan Sekda Papua Drs. Tedjo Soeprapto, MM saat diwawancara wartawan, Rabu (28/1), di Sasana Karya Kantor Gubernur Papua, usai memimpin suatu rapat. Jadi, pengumuman penerimaan akan mulai digelar pada tanggal 3 s/d 12 Februari mendatang, sedangkan pendaftaran pada tanggal 12 s/d 21 Februari, jelas Sekda kepada wartawan.

"Kendati telah mengumumkan waktu pendaftaran dan pengumuman penerimaan CPNS, Sekda Tedjo Suprapto, belum dapat mempublikasikan kuota penerimaan CPNS pada TA 2008. Sebab menurut pengakuan dia, jumlah penerimaan dari pihak Kabupaten/Kota belum tiba ke tingkat Provinsi. Sementara prioritas rekruitmen, tambahnya, diperuntukan bagi tenaga paramedis dan tenaga pendidikan. Sebenarnya kalau untuk penerimaan yang lain-lainnya juga ada tapi tidak banyak karena kita menerima sesuai dengan kebutuhan daerah, tuturnya.

"Sementara itu, Kepala Biro Kepegawaian Setda Provinsi Papua, Drs. Yesaya Buiney, MM mengatakan, kuota CPNS belum dapat diumumkan secara keseluruhannya sebab semua data penerimaan dari Kabupaten belum disampaikan ke Provinsi. Walaupun begitu, Buiney merata-ratakan untuk penerimaan setiap Kabupaten sampai dengan Provinsi, membutuhkan sekitar 2 ribuan pegawai yang akan diangkat, termasuk para tenaga honorer.

READ MORE - Bulan Depan, Penerimaan CPNS TA 2008 Mulai Bergulir

Dipertanyakan, Tunjangan Untuk Daerah Terpencil

Jayapura, Pernyataan dari Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Papua Drs Paul Y Indubri MM bahwa ada empat macam tunjangan yang bersumber dari ABPN untuk meningkatkan kesejahteraan guru, tampaknya dipertanyakan salah seorang guru SD Negeri Senggi, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Darius Sanadi. Dari empat tunjangan tersebut yang sampai saat ini belum direalisasikan adalah tunjangan daerah terpencil atau pinggiran, sebab sejak ia menjadi guru, dirinya belum pernah mendapat tunjangan itu. "Dari Kota Keerom ke tempat kami mengajar memerlukan biaya Rp 200 ribu, jika hanya gaji pokok, tanpa ada tunjangan sangat berat,"tuturnya saat bertandang ke redaksi Cenderawasih Pos, Kamis (15/1) Dirinya bersama guru lainnya mempertanyakan tunjangan daerah terpencil, sebab sampai sekarang mereka tidak mendapatkan tunjangan itu."Selama ini kami hanya mendengar dan membaca di surat kabar mengenai ada tunjangan terpencil, tapi sejak tahun 1990 sampai sekarang, kami belum mendapatkannya, padahal kami sangat membutuhkannya,"tandasnya. Diungkapkan, apa bila hanya mengandalkan gaji pokok, tanpa adanya tunjangan lain, dapat berpengaruh pada kinerja guru-guru."Jika memang tunjangan itu ada, kenapa sampai saat ini tidak terealisasi, atau jangan-jangan itu hanya sebatas bicara di atas kertas saja,"pungkasnya.(lmn) (sumber: cepos)
READ MORE - Dipertanyakan, Tunjangan Untuk Daerah Terpencil

ROHAMA JOGJA

Postingan :

HuMoR

Translate

Total Pageviews

SEBUAH CATATAN KECIL

Followers

Anda Pengunjung :

hit counter